Log in

Forgot password

Or

Have no account yet? Sign up

Search

Program Fisik 2025 Tuntas, Kepala Kampung Utikini Satu: 10 Rumah, 7 Kolam Ikan Dan Kebun Nenas Rampung

Kepala Kampung Utikini Satu, Luther Karagainal saat foto bersama warga yang akan menempati rumah layak huni yang dibangun oleh Pemkam Utikini Satu (foto: Istimewa/ Kabarkampung.id)

Timika, Kabarkampung.id – Pemerintah Kampung Utikini Satu, Distrik Kuala Kencana, memastikan seluruh program fisik Tahun Anggaran 2025 telah diselesaikan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kampung Utikini Satu, Luther Karagainal.

Luther menjelaskan, salah satu program prioritas tahun ini adalah pembangunan 10 unit rumah layak huni bagi warga. Pekerjaan tersebut kini telah rampung dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat penerima.

“Untuk tahun 2025, kegiatan fisik kita yaitu pembangunan 10 unit rumah dan semuanya sudah selesai,” ujarnya.

Selain pembangunan rumah, Pemkam Utikini Satu juga merealisasikan pembangunan tujuh kolam ikan yang tersebar di RT 3, RT 5, RT 7, RT 8, dan RT 10. Program tersebut merupakan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2024.

Ketujuh kolam tersebut telah selesai dibangun dan masing-masing diisi 500 ekor bibit ikan nila, lengkap dengan bantuan pakan untuk mendukung pertumbuhan ikan.

“Semua kolam sudah selesai dan sudah kita masukkan 500 ekor bibit nila per kolam, ditambah dengan pakan,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada perumahan dan perikanan, pemerintah kampung juga membuka akses jalan tani sepanjang kurang lebih 100 meter yang dilengkapi dengan timbunan dan pelebaran.

Jalan tersebut diharapkan dapat mempermudah aktivitas warga, khususnya para petani dalam mengangkut hasil kebun.

Di sektor pertanian, Pemkam Utikini Satu juga membuka lahan kebun seluas 100 x 50 meter yang ditanami nenas. Bibit nenas tersebut dibeli dari Kampung Damai, Distrik Kwamki Narama, kemudian ditanam bersama masyarakat.

Selain kebun percontohan tersebut, terdapat pula kebun yang dikelola langsung oleh masyarakat sebagai bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan dan ekonomi warga.

“Jadi tahun ini semua program kampung sudah selesai semua,” tegas Luther.

Untuk tahun 2026, pihaknya akan menunggu pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Jika anggaran memungkinkan, pembangunan rumah layak huni akan kembali dilanjutkan guna membantu masyarakat yang masih membutuhkan.

“Kita tunggu tahun 2026, kita tunggu DD dan ADD. Kalau dana memungkinkan, kita bangun lagi rumah layak huni,” pungkasnya.