Log in

Forgot password

Or

Have no account yet? Sign up

Search

Musrembang Kampung Pigapu Usulkan Beberapa Program Prioritas

Seorang warga Kampung Pigapu saat menimba air di sungai untuk memasak dan minum (foto: Istimewa/ Kabarkampung.id)

Timika, Kabarkampung.id - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Kampung Pigapu, Distrik Iwaka tahun 2026 mengusulkan beberapa program prioritas. Program prioritas itu adalah program yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari.

Bamuskam Kampung Pigapu, Aleksander Mapareyau saat dijumpai Kabarkampung.id, Selasa (3/3/2026) menuturkan program prioritas itu antara lain perumahan rumah layak huni bagi warga, air bersih, motor Viber (Jonson), pagar sekolah SDN Pigapu, dan pembangunan gereja katolik, kendaraan bagi anak-anak yang sekolah di SATAP Paumako.

Program ini penting buat masyarakat karena untuk mencari warga butuh body viber yang bagus. Kemudian air bersih yang selama ini warga minum, cuci dan mandi ambil air keruh dari sungai.

Melalui forum musrembang ini warga mengusulkan kegiatan yang mereka butuhkan sehari-hari. Contoh permintaan kendaraan itu sangat penting karena selama ini anak-anak pergi sekolah menggunakan truk atau mobil peti kemas. Kalau mobil ini turun siang berarti anak-anak di sini tidak sekolah lagi.

Maka permintaan satu unit kendaraan untuk angkut anak sekolah di Paumako tingkat SMP dan SLTA sangat mendesak. Harap soal air bersih dan pengadaan kendaraan dapat didengar oleh Dinas Pendidikan dan Dinas PUPR.

Sementara Kader Posyandu dan tokoh perampuan Kampung Pigapu, Yosefina Mapareyau menuturkan Kampung ini belum ada air bersih. Selain air bersih anak-anak yang sekolah di SMK dan SATAP Paumako tidak ada kendaraan, sehingga setiap hari mereka menumpangi truk atau mobil peti kemas untuk pergi sekolah begitu juga pulang sekolah. 

"Harap masalah ini bisa ada perhatian dari Pemkab Mimika, terlebih Dinas pendidikan dan PU melalui UPTD air bersih. Jika memungkinkan tahun ajaran baru nanti sudah ada kendaraan, dan Dinas PU melalui UPTD air bersih bisa mengalirkan air bersih disamping gereja. Fasilitas air bersih sudah ada jaringan pipa induk sudah dipasang tapi jaringan ke rumah warga yang belum ada harap dinas PU dapat merespon ini," ungkap Yosefina.

Apalagi dana desa tahun turun terang Yosefina kampung hanya membangun yang kecil-kecil saja yang besar seperti air bersih harus ada bantuan dari kabupaten, termasuk pembelian satu unit kendaraan untuk mengangkut anak sekolah ke Paumako. (red)