Jatah Beras Prioritas Warga Tidak Mampu Di Utikini Ii
Timika, Kabarkampung.id - Kepala Kampung Utikini lI, Martinus Kogoya mengatakan pihaknya telah membagi beras bantuan pemerintah kepada warga yang benar-benar membutuhkan atau warga tidak mampu. Sedangkan ASN, TNI/Polri, karyawan PTFI, karyawan kontraktor atau privatisasi tidak dikasih.
"Kita memang kasih warga yang dari sisi ekonomi susah. Karena bantuan ini jumlahnya tidak banyak maka pihaknya kasih hanya kepada mereka yang betul-betul butuh," kata dia.
Karena ini sifatnya bantuan maka yang menerima adalah mereka yang dari sisi ekonomimya susah. Kemudian warga yang kehidupan sehari-harinya membaik maka mereka tidak dapat jatah beras ini.
Apalagi jatah bantuan beras kali Kampung Utikini II hanya dapat 80 karung yang ukuran 10 kg. Jumlah ini sangat sedikit dan tidak bisa bagi ke warga kampung semua makanya pihaknya pilih keluarga yang benar-benar tidak mampu yang terima jatah beras ini.
Beras ini kata dia info yang mereka terima bantuan dari pemerintah. Ini bukan bantuan ketahanan pangan, tapi namanya bantuan pemerintah yang disalurkan ke distrik, lalu tiap kampung ambil sendiri di pusat distrik.
Soal jumlah tiap kampung berapa dirinya tidak tahu hanya saja kampungnya terima 80 karung yang isinya 10 kg.
"Kami di kampung hanya menerima. Dikasih kami terima dan kami bagi ke masyarakat. Kami berterima kasih kepada pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat yang sudah memberikan bantuan kepada warga yang susah ini," terang dia.
Sembari dia mengharapkan bantuan pangan selalu rutin disalurkan pemerintah diatasnya ke kampung atau desa karena desa (kampung) masih banyak warga yang hidupnya susah. Pangan kebutuhan sehari-hari dan kalau mereka lapar pasti mereka akan teriak kepala kampung. (mar)